20 September 2020

Lulus SMP ke Jakarta, Pernah Digaji 300 Ribu Sampai Jadi Bos Interior Mobil Mewah

Hardianto, CEO Classic Car Interior/Foto: istimewa

Bagikan:

Topreneur.id – Perjuangan hidupnya tidak gampang. Di usianya yang baru lulus SMP, ia sudah berani mengembara ke Jakarta seorang diri. Hardianto kemudian ‘menitipkan’ dirinya dan bekerja pada sebuah perusahaan pembuatan interior mobil.

Dua tahun berselang, ia nekat berubah haluan dengan membangun usaha sendiri. Ajaib, saat ini dirinya telah menjadi bos interior mobil yang telah menangani 70-100 unit mobil mewah per bulan.

Hardianto adalah pria asal Blora, Jawa Tengah, yang saat ini menjadi pemilik usaha Classic Car Interior sebagai pusat jok kulit. Usianya terbilang masih muda, tapi kematangannya dalam berbisnis sudah tak bisa diragukan lagi.

Hardi mengakui, jika sejak kecil memang dirinya bercita-cita ingin menjadi pengusaha di bidang otomotif. Untuk mewujudkan mimpi tersebut, tanpa sepengetahuan orang tuanya, pasca lulus SMP dirinya langsung mengembara ke Jakarta.

Cerita Hardianto di Jakarta bermula saat dirinya diturunkan mobil truk di kawasan Cengkareng. Tidak ada saudara dan tujuan pasti yang hendak dituju. Takdir kemudian mengantarnya untuk bekerja di perusahaan pembuat aneka jok mobil.

“Ya, sejujurnya saya hanya nekat saja. Ke Jakarta saat itu hanya membawa jaket, baju, dan celana. Kalau ingat masa itu, pahit lah,” ucapnya.

Di perusahaan jok mobil Hardi bekerja selama dua tahun dengan gaji pertama sebesar Rp300 ribu. Tahun 2009, dengan melihat peluang yang ada dan pengetahuannya yang mumpuni di bidang modifikasi interior mobil, Hardi kemudian nekat membangun usaha sendiri.

Modal untuk memulai usaha adalah gaji terakhir yang diterimanya sekira Rp1,5 juta. “Saya berani melakukan itu karena sudah paham seluk beluk bisnis ini. Dimana cari tukang jahit, bahan kulit jok, dan lain-lain. Untuk promosinya saya gunakan situs web iklan baris Tokobagus.com (sebelum berganti nama menjadi Olx –red). Alhamdulillah, ada juga yang akhirnya menggunakan jasa yang saya berikan. Setiap ada yang order, saya selalu minta DP dulu, dan pengerjaannya dilakukan di rumah konsumen,” sebutnya.

Semua hal yang terkait dengan usaha, dikerjakannya seorang diri olehnya. Dari mencari bahan, menjahit, sampai ke pemasangan jok, dilakukannya sendiri.

Di usianya yang masih belasan tahun tersebut, ia berhasil meyakinkan dan memberikan jaminan pada setiap konsumen jika bahan yang dipakai berkualitas dan pengerjaannya dilakukan secara professional.

“Setahun saya melakukan kerja modifikasi interior ini seorang diri. Konsumen saya umumnya dari sekitar Jabodetabek. Seiring dengan berjalannya waktu, akhirnya saya bisa sewa tempat ukuran kecil di Jakarta Pusat dengan bantuan 1 karyawan. Lalu beberapa bulan berikutnya bisa menambah lagi beberapa karyawan. Kala itu untuk pengerjaan 1 unit mobil antara 2-3 hari,” ucap dia.

Dengan mengedepankan kualitas, perlahan usaha yang dirintisnya tersebut makin dikenal khalayak. Meskipun, seperti diakuinya, di bidang tersebut sarat persaingan, tapi berkat kualitas yang diberikan, usahanya masih mampu bertahan.

Bahkan, produknya sendiri telah memiliki standar dan kualitas internasional. Hal tersebut dibuktikan dengan dirinya tergabung dalam member IATS (Indonesia Authorized Trimmer Summit) yang merupakan asosiasi perajin interior mobil pertama dan terbesar di Indonesia.

Menurut Hardi, hampir semua bahan kulit yang digunakan adalah produk impor dari beberapa negara seperti Jerman, Italia, Austria, dan Thailand.

Diakuinya, perkembangan bisnisnya cukup moncer. Banyak proyek interior mobil yang kini ditanganinya, termasuk renovasi mobil mewah mega bintang YouTube Atta Halilintar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *