Kerja sama BPJS Kesehatan dan Sahara dalam Memperluas Peserta JKN-KIS


Topreneur.ID – BPJS Kesehatan tidak pernah berhenti memperluas kepesertaan  dan terus mencari cara pembayaran yang lebih mudah bagi peserta JKN-KIS. Kali ini BPJS Kesehatan bekerja sama dengan jaringan retail sembako di bawah bendera SAHARA (Sahabat Usaha Rakyat).

Ruang lingkup kerjasama ini meliputi tiga hal, yaitu: pemasaran bersama dalam rangka upaya perluasan peserta JKN-KIS; pemanfaatan jaringan milik SAHARA sebagai kanal pembayaran iuran JKN-KIS; dan program promo serta edukasi kepada masyarakat peserta JKN-KIS yang juga sebagai peserta UKM dan koperasi.

Menurut CEO SAHARA, Ir. Sharmila, Msi, kerjasama ini akan menguntungkan kedua belah pihak. Di pihak BPJS Kesehatan akan mendapatkan keuntungan, yaitu semakin banyak channel untuk memperluas kepesertaan dan semakin mudah pula cara pembayarannya. Sementara bagi SAHARA semakin luas jaringan pemasaran untuk menarik konsumen warung-warung binaannya.

Sedangkan Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan, Kemal Ilham Santoso,  menekankan pentingnya kerjasama ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Karena lokasi pembayaran iuran peserta ada di lingkungan rumah mereka, tidak perlu jauh-jauh mencari kantor pelayanan. Apalagi peserta dapat benefit berupa diskon dengan berbelanja di warung jaringan SAHARA.

Lebih lanjut Sharmila mengatakan, kerjasama ini memang sangat menguntungkan kedua belah pihak. “Bagi SAHARA sendiri, dampak positif dengan adanya kerjasama ini adalah, jaringan konsumen kami akan bertambah luas dan para pelaku jaringan ritel sembako akan bisa lebih aktif lagi mencari konsumen,” tukasnya.

Menurut pengusaha yang juga Ketua Umum Inkowapi (Induk Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia) ini, dengan adanya dukungan dari bank-bank pemerintah terhadap kerjasama tersebut maka akan semakin memperluas peluang untuk meraup sebanyak mungkin peserta baru bagi JKN-KIS. “Warga yang selama ini tidak tersentuh  pelayanan akan mendapat akses yang lebih mudah. Pendek kata,  kerjasama ini sifatnya win-win solution,” lanjut Sharmila.

Ia pun menambahkan merasa lega karena di samping dapat memberdayakan warung-warung kecil binaannya,  kerjasama ini juga dapat membantu program jaminan sosial  pemerintah, khususnya Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang jadi program unggulan Presiden Jokowi. Saat ini jumlah warung binaan SAHARA berada di 5 provinsi di Indonesia (DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur –red) dengan jumlah 30.000-an warung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *