Aksi Nekat Ibu-ibu Curi Susu Bayi di CCTV Pamekasan

Redaksi

Aksi Nekat Ibu-ibu Curi Susu Bayi di CCTV Pamekasan
Sumber: Kompas.com

Seorang perempuan paruh baya di Pamekasan, Jawa Timur, terekam kamera CCTV mencuri susu balita. Kejadian ini terjadi di Toko Bakti Jaya, Jalan Jalmak, pada Jumat, 11 Juli 2025.

Perempuan tersebut tidak sendiri. Ia ditemani seorang teman dan seorang anak kecil sekitar usia 3 tahun. Pencurian baru terungkap beberapa hari kemudian.

Pencurian Terungkap dari Stok Susu yang Hilang

Penanggung jawab Toko Bakti Jaya, Fathor Rohman, menyadari hilangnya susu balita pada Selasa, 15 Juli 2025, sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas kasir awalnya hanya menemukan satu stok susu tersisa.

Setelah diperiksa, ternyata susu tersebut telah raib. Laporan kasir sudah dicek dan tidak ada kesalahan pencatatan.

Kecurigaan kemudian mengarah pada rekaman CCTV. Fathor Rohman memeriksa rekaman dari berbagai sudut di dalam dan luar toko.

Rekaman CCTV menunjukkan perempuan tersebut menyembunyikan susu curian di balik jilbabnya. Ia terlihat sangat lihai dalam aksinya.

Aksi Pelaku yang Direkam CCTV

Rekaman CCTV memperlihatkan detail aksi pencurian tersebut. Perempuan tersebut datang bersama seorang teman dan seorang anak kecil.

Keduanya tampak berkolaborasi. Mereka masuk dan berkeliling toko sebelum akhirnya melakukan aksinya.

Yang menarik, saat di dekat kasir, perempuan tersebut tidak memperlihatkan susu yang disembunyikan di balik jilbabnya.

Setelah kejadian, keduanya meninggalkan toko dengan sepeda motor Honda Scoopy warna putih menuju arah barat.

Tanggapan Pihak Toko dan Kepolisian

Fathor Rohman mengaku enggan membawa kasus ini ke ranah hukum. Ia hanya berharap kejadian ini menjadi efek jera bagi pelaku.

Fathor Rohman menjelaskan sebenarnya ada dua barang yang diambil, namun satu barang dikembalikan. Nilai kerugiannya tergolong kecil.

Kepolisian Sektor (Polsek) Pamekasan, dikonfirmasi terkait kejadian ini, menyatakan belum ada laporan resmi yang masuk mengenai kasus pencurian susu balita tersebut.

AKP Junairi Tirto Admojo, Kapolsek Pamekasan, memberikan pernyataan singkat, “Maaf tidak ada,” saat ditanya mengenai laporan tersebut.

Kesimpulan dan Analisis

Kejadian ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat di toko, khususnya yang menjual barang-barang bernilai relatif kecil namun penting. Meskipun kerugian materiil tidak besar, dampak psikologis dan kepercayaan konsumen dapat terpengaruh.

Ketidakhadiran laporan resmi ke pihak kepolisian menunjukkan bahwa mungkin banyak kasus serupa yang tidak dilaporkan. Hal ini perlu menjadi perhatian bagi pihak berwajib untuk meningkatkan patroli dan sosialisasi terkait pencegahan kejahatan.

Kejadian ini juga menjadi pengingat akan pentingnya perekaman CCTV yang berfungsi dengan baik dan terawasi secara rutin. Rekaman CCTV menjadi bukti yang kuat untuk mengungkap kejahatan, seperti yang terjadi pada kasus pencurian susu balita ini. Kejelasan rekaman CCTV sangat membantu dalam mengidentifikasi pelaku.

Also Read

Tags

Topreneur