29 Juli 2021

Cerita Lanang Cikal, Dagang Sepatu Hingga Sukses Menjadi Trader

2 min read

Istimewa

Bagikan:

Di zaman modern ini, ada banyak sekali profesi-profesi baru bermunculan. Terutama di kalangan generasi millennials, hanya dengan bermain handphone dan tersambung internet mereka sudah bisa menghasilkan uang puluhan hingga ratusan juta per bulannya.

Salah satu anak muda yang mampu memanfaatkan teknologi untuk mendapatkan penghasilan adalah Muhammad Lanang Cikal Narendra atau yang akrab disapa Lanang Cikal, pria asal Bangka yang lahir pada tanggal 31 Mei 1999 ini bisa dibilang sukses dengan umur yang sangat masih muda.

Saat ini ia memiliki hal-hal yang diidam-idamkan teman sebayanya, di umurnya yang masih 20 tahun ia sudah memiliki rumah, apartemen, hingga mobil sport.

Tentunya semua hal yang ia dapatkan itu tidak mudah, ada banyak cerita perjuangannya.

“Saya lahir dari keluarga yang biasa-biasa saja, ayah saya hanya karyawan perusahaan negara, ibu saya ibu rumah tangga. Sebagai anak pertama saya ingin memberikan contoh kepada adik-adik saya, dan memberikan perubahan ke keluarga saya. Maka dari itu saya memutuskan merantau dari kota Bangka ke ibukota Jakarta untuk mendapatkan pengalaman lebih banyak lagi,” katanya.

Lanang Cikal yang saat itu memiliki tekat untuk bisa sukses memutuskan untuk merantau dengan berkuliah di salah satu perguruan tinggi di Jakarta Barat dengan jurusan kedokteran.

Kisah Lanang Cikal bisa dibilang cukup menarik, ia awalnya berkarir menjadi seorang pembalap dengan segudang prestasi, menjadi dokter, menjadi pengusaha dengan memiliki banyak bisnis, hingga sekarang seorang trader yang memiliki penghasilan dengan fleksibilitas waktu.

“Saya dulu awalnya menyukai dunia balap, kemudian saya harus kuliah kedokteran, namun semakin lama saya mencintai dunia usaha, saya membuat bisnis mulai dari jualan sepatu, toko handphone, kuliner, hingga memiliki kos-kosan. Semua bisnis itu saya buat dari memutarkan uang berkat dunia trading.”

“Awal mengenal dunia trading karena saya ingin mencari pekerjaan dengan fleksibilitas waktu, bisa dikerjakan dimana saja, bisa bebas memutuskan bekerja dan liburan, dan tanpa tekanan dari atasan. Maka saya tekuni lah dunia ini, awalnya modal saya hanya 500 ribu saya gunakan untuk belajar, hingga saat ini perputaran dari dunia trading saya alhamdulillah sudah mencapai ratusan juta.”

Lanang cikal anak muda yang berani dan memiliki kemauan untuk terus belajar, terbukti ia memiliki bisnis di sektor yang berbeda-beda. Sei Sapiku Solo di dunia kuliner, Ibros Store dan jualan sepatu di dunia retail, Omah Turu yaitu kos-kosan di industri properti, hingga seorang trader.

Lanang Cikal juga tidak ingin hanya sukses sendiri, ia membuat Lord Capital yaitu sebuah platform edukasi trading yang saat ini sudah memiliki member hingga ribuan orang.

“Semua yang saya dapatkan itu tentunya tidak mudah, ada banyak kegagalan-kegagalan juga yang saya perbuat, maka dari itu untuk menghindari kegagalan saya memberikan edukasi kepada followers saya di Instagram @lanangcikall agar mereka bisa mempelajari pengalaman saya. Menurut saya tidak ada yang tidak mungkin, dulu saya hanya berandai-andai memiliki mobil atau motor, sekarang saya mampu membelinya semua sendiri, kuncinya adalah fokus dan konsisten apa yang kita kerjakan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *