Daihatsu Xenia, mobil keluarga yang dikenal tangguh, terjangkau, dan irit bahan bakar, ternyata menyimpan beberapa kejutan bagi pemiliknya. Pengalaman Asyraf Rafi, pengguna Xenia 1.3 R CVT 2024 asal Jakarta Barat, selama hampir satu tahun terakhir memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang mobil ini, mengungkapkan kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan calon pembeli.
Performa dan Konsumsi Bahan Bakar yang Memuaskan
Asyraf mengaku sangat puas dengan performa Xenia di jalan raya. Kestabilan mobil di kecepatan tinggi, terutama di jalan tol, melebihi ekspektasinya. Suspensinya yang terasa stabil bahkan membuatnya nyaman berkendara di kecepatan tinggi.
Konsumsi bahan bakarnya juga terbilang irit. Dengan menggunakan Pertalite, mobil ini mampu mencapai rata-rata 17 kilometer per liter berdasarkan indikator MID (Multi Information Display). Dalam kondisi ideal, konsumsi bahan bakar bahkan bisa mencapai 20 kilometer per liter. Hal ini menjadikan Xenia sebagai pilihan ekonomis bagi pengguna harian.
Kabin Lapang dan Fleksibel untuk Berbagai Aktivitas
Ruang kabin Xenia yang lapang dan praktis menjadi nilai tambah bagi Asyraf. Desain Low MPV ini sangat cocok untuk berbagai keperluan, baik untuk keluarga maupun kegiatan operasional. Keunggulan lain adalah fleksibilitas baris ketiga yang dapat dilipat, sehingga kapasitas bagasi menjadi lebih besar dan memudahkan pengangkutan barang. Mobil ini benar-benar multifungsi dan siap digunakan untuk berbagai aktivitas.
Kekurangan yang Perlu Diperhatikan
Meskipun memiliki banyak kelebihan, Asyraf juga mencatat beberapa kekurangan pada Xenia miliknya. Masalah utama yang cukup mengganggu adalah bau asap knalpot yang masuk ke kabin saat mobil melaju kencang.
Masalah ini telah dilaporkan ke bengkel resmi, namun belum ditemukan solusi pasti. Diduga asap masuk melalui karet flap belakang yang terbuka karena tertiup angin, mengingat posisi muffler yang berada tepat di belakang flap tersebut.
Selain bau knalpot, Asyraf juga merasakan bantingan suspensi yang agak keras saat melewati jalan bergelombang. Peredaman kabin juga kurang maksimal, sehingga suara hujan dan getaran wiper terasa hingga ke setir.
Terakhir, lapisan cat eksterior dinilai terlalu tipis dan mudah tergores. Sentuhan ringan saja sudah cukup membuat lapisan cat terkelupas. Penggunaan coating tambahan disarankan untuk melindungi cat dari goresan.
Kesimpulan: Pertimbangan Matang Sebelum Membeli
Daihatsu Xenia menawarkan performa dan konsumsi bahan bakar yang mengesankan, ditambah kabin yang luas dan praktis. Namun, beberapa kekurangan seperti masalah bau knalpot, suspensi yang kurang nyaman di jalan bergelombang, dan peredaman kabin yang kurang optimal perlu dipertimbangkan secara matang sebelum memutuskan untuk membeli.
Meskipun demikian, bagi pengguna yang memprioritaskan efisiensi bahan bakar, ruang kabin yang luas dan fleksibel, serta performa yang stabil di kecepatan tinggi, Daihatsu Xenia tetap menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan. Namun, penting untuk mempertimbangkan kekurangannya dan mempersiapkan solusi antisipasi jika masalah tersebut muncul. Konsultasi dengan pihak dealer juga dianjurkan untuk mendapatkan informasi lebih detail dan solusi terbaik.







