Pertumbuhan dan perkembangan otak anak sangat dipengaruhi oleh nutrisi yang dikonsumsi. Asupan nutrisi yang tepat akan mendukung kemampuan kognitif dan kemampuan belajar mereka sejak dini. Salah satu nutrisi penting yang seringkali menjadi sorotan adalah DHA, asam lemak esensial yang berperan krusial dalam perkembangan otak dan penglihatan.
Dokter Spesialis Anak, dr. Melia Yunita, MSc, Sp.A dari Universitas Gadah Mada, dan Medical and Scientific Affairs Director Danone Specialized Nutrition Indonesia, Dr. dr. Ray Wagiu Basrowi, MKK, FRSPH, baru-baru ini menekankan pentingnya pemenuhan nutrisi, terutama DHA dan prebiotik, bagi anak-anak Indonesia. Keduanya menyoroti pentingnya peran orangtua dalam memastikan anak mendapatkan asupan gizi yang seimbang.
Peran Penting DHA dalam Perkembangan Otak Anak
DHA, atau Docosahexaenoic Acid, merupakan asam lemak esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Oleh karena itu, asupan DHA dari luar sangat penting.
Dr. Melia menjelaskan bahwa DHA berperan sebagai komponen struktural utama otak dan retina mata. Nutrisi ini sangat penting untuk perkembangan penglihatan yang sehat, fokus, dan daya ingat anak.
Sumber DHA yang baik dapat ditemukan pada berbagai makanan, termasuk salmon, ikan kembung, tongkol, dan bahkan susu tertentu yang telah difortifikasi.
Prebiotik FOS dan GOS: Kunci Keseimbangan Bakteri Usus
Selain DHA, Dr. Melia juga menekankan peran penting prebiotik, seperti FOS (fructooligosaccharides) dan GOS (galactooligosaccharides).
Prebiotik membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di dalam usus. Hal ini sangat penting untuk mengoptimalkan kesehatan saluran cerna anak dan mendukung sistem imun mereka.
Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Anak: Peran Susu dan Pola Makan Seimbang
Dr. Ray Wagiu Basrowi menambahkan bahwa seringkali anak-anak mengalami kekurangan nutrisi, baik makronutrien maupun mikronutrien.
Susu, menurutnya, dapat menjadi salah satu sumber nutrisi pelengkap yang baik. Susu mengandung protein berkualitas tinggi dengan asam amino esensial lengkap untuk mendukung pertumbuhan tinggi badan, tulang, dan gigi.
Susu juga menjadi sumber kalsium dan mineral penting lainnya. Beberapa jenis susu juga difortifikasi dengan DHA dan prebiotik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi anak.
Orang tua perlu kreatif dalam menyusun menu harian anak agar kaya nutrisi. Pemberian makanan dan minuman yang bervariasi sangat dianjurkan. Susu fortifikasi dapat menjadi pilihan tambahan jika diperlukan untuk memastikan kebutuhan makro dan mikronutrien terpenuhi secara menyeluruh.
Penting untuk diingat bahwa setiap anak memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda tergantung usia dan aktivitasnya. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk menentukan pola makan dan asupan nutrisi yang tepat bagi anak Anda.
Dengan memperhatikan asupan DHA, prebiotik, dan nutrisi penting lainnya, kita dapat membantu anak mencapai potensi optimalnya dalam hal perkembangan kognitif, fisik, dan kesehatan secara keseluruhan.







