Ferdy Thio, Trainer Digital Marketing yang Membantu Banyak Pelaku UKM

Topreneur.idSebagai trainer digital marketing, Ferdy sebetulnya terlahir dari keluarga yang tidak terlalu dekat dengan bidang internet maupun digital. Berasal dari keluarga yang kurang mampu, tapi Ferdy mempunyai niat dan tekad yang pantang menyerah dan mampu membangun mimpinya untuk menjadi salah satu yang piawai dalam industri digital marketing yang saat ini sedang naik daun.

Keinginan besarnya untuk sukses di bidang digital bermula saat dirinya mengikuti seminar Internet Marketing Dunia pada tahun 2009 silam. Dalam acara tersebut di bawakan oleh pembicara yang berasal dari Singapura. “Awalnya saya ragu karena pertumbuhan pengguna internet masih belum banyak seperti sekarang ini. Waktu itu bahkan handphone saja belum smartphone. Tetapi saya berkeyakinan dan bertekad ingin menjadi orang sukses di bidang yang saya jalankan ini, akhirnya saya beranikan diri gunakan dana kartu kredit untuk belajar mengenal cara kerjanya mesin pencari,” ucap Ferdy.

Dalam dunia internet dikenal istilah Search Engine Optimization. Setelah belajar pada pakarnya, tanpa menunggu lagi Ferdy pun langsung mempraktikannya. Hasilnya, dirinya masih mengalami kegagalan dan terjerat utang karena ikut seminar dengan menggunakan cicilan kartu kredit. “Pada fase itu, saya merasa sangat frustasi sehingga saya memutuskan untuk sementara waktu memendam rasa ingin belajar mengenai internet marketing,” ujarnya.

Namun, seiring berjalannya waktu, akhirnya Ferdy pun mulai membuka diri kembali. Dirinya sering terlibat dalam forum baik di dalam maupun luar negeri yang mengulas pemasaran melalui internet. Ferdy, hampir setiap malam menghabiskan waktunya untuk online. “Pagi hari saya beraktivitas sebagai karyawan, malamnya kerja online, tapi penghasilan pas-pasan hanya bisa untuk melunasi utang,” katanya.

Diakuinya, sangat terbatasnya dana kala itu, bahkan untuk membeli laptop seharga Rp4 juta saja dirinya tidak mampu. Beruntung ada saudaranya yang merasa berbelas kasih sehingga impiannya untuk bisa membeli laptop bisa terwujud. “Saudara memberikan saya pinjaman dana untuk membeli laptop. Dengan laptop tersebut, selama 2—3 tahun saya belajar online setiap hari, dari pagi hingga malam. Sampai pada suatu titik saya merasa jenuh dan keluarga saya memecahkan laptop karena dianggap tidak menghasilkan uang.”

Ferdy bercerita, di mata keluarganya dirinya adalah seorang yang malas, yang hanya bisa duduk di depan laptop. Bagi keluarganya, cara mencari uang adalah dengan bekerja di luar, bukan sekadar duduk diam di depan laptop. “Mereka tidak melihat apa yang saya lihat. Karena Saya Terinspirasi dari guru besar saya, yaitu Russel Brunson, yang mempunyai income jutaan dolar dalam seminggu hanya dari bisnis online. Saya mengikuti pembelajaran dari beliau tentang bagaimana caranya sukses di bisnis online, tapi keluarga saya tidak mengerti yang namanya membangun Asset Digital,” curhatnya.

Sejak tiga tahun terakhir ini Ferdy pun memutuskan untuk total bekerja di internet. Hasilnya pun sudah mulai terlihat, baik dari dropshipper affiliate dan adsense, maupun para mitranya yang meminta bantuan untuk kerjasama mengelola usaha pemasaran online-nya.

Ferdy mengembangkan bidang pemasaran digital dengan membuka agency digital marketing, dirinya pun telah mengantongi Google Certification dan bersyukur sebab kini telah dipercaya oleh banyak klien dari kalangan UKM, para pengusaha online, hingga developer properti.

Dikenal sebagai digital marketing specialist, praktisi dalam menggunakan teknik digital marketing dan bisnis online, Ferdy saat ini tengah fokus membangun Komunitas Enterpreneur dengan mengedukasi setiap member nya supaya mahir memasarkan produk dan jasa nya Secara Digital. Dirinya juga menginginkan agar skillnya dalam bidang digital marketing bisa bermanfaat
bagi banyak orang.

“Selain itu juga aktif sebagai Private Mentor, Konsultan, dan Trainer digital marketing di beberapa perusahaan,” demikian Ferdy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *