Situs berita bisnis, UKM, entrepreneurship, inspirasi sukses, dan industri kreatif di Indonesia

Gebyar 10.000 Warung Sahara di Lapangan Banteng

2 min read

Istimewa

Read Time1 Minute, 16 Second

Sebanyak sepuluh ribu pengusaha warung binaan Sahabat Usaha Rakyat (Sahara) turut menghadiri Gebyar 10 Ribu Warung Sahara, dimana perhelatan ini merupakan yang pertama kalinya digelar di Indonesia.

Ajang ini digelar dalam rangka penguatan keagenan dan permodalan bagi warung-warung di tengah kondisi menjamurnya pasar moderen di tengah masyarakat.

Ketua Panitia Acara sekaligus CEO Sahara, Farah Savira, B.S mengatakan, dengan mengusung tema “Perkuatan Keagenan dan Permodalan” diharapkan ajang ini menjadi momen silaturahmi bagi warung-warung binaan Sahara yang tersebar di wilayah Jabodetabek.

“Alhamdulillah sekarang anggota Komunitas Sahara sudah mencapai 10 ribu Warung di wilayah Jabodetabek. Itulah yang mendorong kami menggelar acara sebagai wujud apresiasi kami kepada warung-warung binaan, sekaligus ajang silaturahmi, sehingga para pemilik warung binaan Sahara akan merasa Sahara seperti rumah mereka sendiri,” ujar Farah, Jumat lalu.

Dalam kesempatan yang sama Founder Komunitas Sahara Ir. Sharmila Yahya, MSi, menjelaskan bagi pengusaha warung yang ingin ikut tergabung dalam komunitas Sahara menjadi syarat wajib pengelolanya adalah perempuan.

Lebih lanjut Sharmila menyebut, syarat masuk Sahara adalah harus memiliki warung, perempuan usia 17-55 tahun, lokasi warung bisa masuk mobil, dan KTP sesuai dengan tempat tinggalnya. Untuk sementara Jabodetabek,” tambahnya.

Dalam acara Gebyar 10 Ribu Warung Sahara diadakan pula pemberian penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada para anggota Sahara. Kategori penghargaan yang diberikan di antaranya adalah warung dengan omzet terbesar dan warung dengan kepesertaan bazaar tertinggi.

“Kami berikan penghargaan kepada warung binaan yang selama ini selalu mendukung program yang kami buat. Kami juga memberikan penghargaan kepada mpok-mpok (sebutan bagi para pendamping warung di wilayah kelurahan –red), juga koordinator di tingkat kecamatan dan kotamadya,” pungkas Farah.

0 0

About Post Author

Redaksi

Editor
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *