Situs berita bisnis, UKM, entrepreneurship, inspirasi sukses, dan industri kreatif di Indonesia

Hore, Bioskop Rakyat Indiskop Beroperasi di Teluk Gong

2 min read
Read Time2 Minutes, 19 Seconds

TOPRENEUR.id – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meresmikan beroperasinya bioskop rakyat  Indiskop yang berlokasi di lantai dua Pasar Jaya Teluk Gong, Jakarta Utara. Dengan menggunakan lahan seluas 600m2 terbagi menjadi beberapa bagian yaitu dua teater bioskop masing-masing berkapasitas 112 orang, ruang kreatif, ruang bazar dan ruang kuliner lokal.

Kehadiran Indiskop diharapkan akan memberikan sarana akses menonton dan memperluas kesempatan menonton film bagi masyarakat. Adalah Marcella Zalianty yang menjadi penggagas dan inisi ator dari Indiskop mengatakan bahwa bukan hal yang berlebihan jika di katakan bahwa hari ini menjadi tonggak bersejarah untuk perfilman di Indonesia di mana di tempat ini Bioskop Rakyat untuk pertama kali beroperasi dan akan menayangkan semua film produksi karya anak bangsa. “Indiskop hanya menayangkan film Indonesia dan menjadikan Film Indonesia Tuan Rumah di negara sendiri dan menjadi media untuk menyampaikan Pendidikan, Budaya, Kreativitas dan menanamkan nilai-nilai Kebangsaan,” kata Marcella Zalianty.

Indiskop merupakan inisiatif dari Keana film bersama Kadin, Parfi ’56 dan didukung oleh Pemda DKI Jakarta dan Perumda Pasar Jaya. Dengan dasar pemikiran bahwa pd th 2017 jumlah layar lebar berbanding dengan populasi penduduk Indonesia yaitu 1 layar: 157.000 orang. Hal ini berarti kesempatan menonton masyarakat masih sangat rendah meskipun hingga kini layar bioskop masih terus bertambah yakni total : 1.949 layar (sumber GPBSI  Sept 2019) dan diperkirakan sampai akhir 2019 jumlah total layar seluruh indonesia akan mencapai 2000 layar.

Seperti layaknya sebuah bioskop, Indiskop hadir dengan alat pemutar film digital yang di proyeksikan ke layar berukuran 3,25 x 6 m kali pertamanya hadir dengan 2 teater, Indiskop melengkapi fasilitasnya dengan perangkat suara stereo/dolby demi pengalaman menonton film yang  nyaman. Didesain khusus untuk kenyamanan dalam menonton film sarana teater Indiskop dilengkapi penyejuk udara (AC). Untuk kelengkapan fasilitas tesebut masyarakat dapat membeli tiket masuk sebesar Rp. 15.000,- (untuk hari biasa) dan Rp. 20.000,- (untuk akhir pekan). Selain teater juga terdapat ruang kreatif dan dilengkapai dengan fasilitas yang nyaman untuk digunakan sebagai tempat kegiatan pelatihan dan pendidikan kaum muda. Selain memberi ruang kepada industri perfilman nasional, Indiskop juga hadir untuk mendukung industri kuliner lokal dimana tersedia 12 kedai yang menyajikan makanan lokal khas Jakarta dengan harga terjangkau.

Selain itu kehadiran Indiskop ikut berpartisipasi dalam membangun ekosistem industri film terutama dalam menyediakan infrastruktur bioskop dan peran distributor film. Dengan mengembangkan nilai tambah ekonomi untuk sektor ekonomi kreatif dan UKM sebagai perluasan dampak dari semakin banyaknya bioskop dan jumlah produksi film yang lebih banyak untuk meningkatkan potensi lokal dan mendorong partisipasi pembuat konten lokal.

“Hari ini Indiskop secara resmi akan beroperasi, saya berharap ke depanya akan lebih banyak jaringan Indiskop tersebar di seluruh nusantara. Target Indiskop 100 layar 50 Titik dan itu hanya bias terjadi apabila kita bergerak dan berkomitmen bersama, pemerintah,  pelaku usaha dan stake holder karenanya kerjasama dan dukungan pemerintah pusat dan daerah sangat kami harapkan demi majunya industri kreatif Indonesia sehingga lebih banyak lagi berdiri bioskop-bioskop yang kepemilikannya di dominasi okeh pengusaha lokal,” tutup Marcella.

0 0

About Post Author

Redaksi

Editor
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *