Situs berita bisnis, UKM, entrepreneurship, inspirasi sukses, dan industri kreatif di Indonesia

Humaira Niqab Bidik Pasar Cadar yang Makin Tren

2 min read
Read Time2 Minutes, 3 Seconds

Topreneur.id – Saat ini semakin banyak perempuan muslimah yang mengenakan cadar atau niqab. Tren busana muslim dengan cadar memang sedang populer di komunitas kaum hawa. Hal inilah yang membuat Niken Oliviasilo, tertarik untuk menekuni usaha sebagai perancang cadar. Sejak Agustus 2018 lalu, ibu dua anak yang awal mulanya berkarier di PT Yamaha Indonesia ini membangun merek HUMAIRA NIQAB, berkolaborasi dengan sang sahabat, Laila.

Menurut Niken, dengan kondisi Indonesia sebagai negara dengan populasi penduduk muslim terbesar di dunia, tren cadar sekarang sudah dilihat sebagai salah satu sunnah gaya hidup (hijrah). “Ketika memutuskan untuk berhijrah, banyak muslimah yang memutuskan untuk mengenakan niqab. Ini jadi salah satu titik perhatian saya. Saya melihat produsen niqab banyak, tapi yang fokus dan memperhatikan “kenyamanan” dengan harga terjangkau belum banyak,” tukas perempuan kelahiran 1979 ini.

Niken sendiri memutuskan untuk mengenakan cadar sejak 2018 lalu. Dalam mendesain produk-produk HUMAIRA NIQAB, ia sangat memperhatikan pemilihan bahannya. “Untuk bagian khusus wajah, saya mencari material bahan yang lembut, jatuh, mudah dipakai bernafas, dalam arti tidak pengap dan tentunya juga tidak panas. Bahannya kami pesan di supplier khusus,” tukas ibu dari Dhia Dara (13 tahun) dan Alisha (9 tahun).

Dikerjakan oleh penjahit yang terampil, Niken mengaku bisnis cadar yang dirintisnya ini tidak 100 % hanya membidik keuntungan semata, melainkan lebih mengharapkan ridho Illahi dan keberkahan. Sejauh ini Niken lebih memilih untuk mempromosikan dan menjual produknya lewat pameran atau bazaar. Di pameran atau bazaar tersebut, ia sekaligus memberikan edukasi terkait material produk dan manfaat mengenakan cadar untuk muslimah.

Ia sangat bersyukur edukasi yang diberikannya ternyata banyak membuahkan hasil. “Pengalaman di pameran, ada yang saat datang ke stand kami belum berniqab, tapi setelah mendengar edukasi dari kami, langsung mencoba memakai niqab, bahkan tidak mau dilepas lagi. Artinya lewat produk Humaira Niqab, kami ikut mendorong orang untuk menjalankan sunnah. Dengan Humaira Niqab, kekhawatiran kalau mengenakan niqab akan tidak nyaman, jadi terbantahkan,” urai Niken.

Mengenai pemilihan nama HUMAIRA sendiri, menurut Niken ada dua tujuan. “Tujuan pertama, menurut kami nama Humaira mudah diingat, memiliki nada religius dan berbau Timur Tengah. Jadi cocok dengan produk niqab kami. Sedangkan tujuan kedua, arti Humaira yaitu wanita dengan pipi yang kemerahmerahan, bisa mengingatkan pemakai niqab Humaira untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas nikmat wajah sekaligus “menjaganya” sesuai sunnah agar terhindar dari hal yang tidak baik,” tukas Niken yang bersama sang suami, Harry Juanda, juga tengah merintis usaha travel umroh dengan harga yang terjangkau ini.

Sedangkan untuk pemilihan warna, Humaira Niqab lebih fokus kepada warna-warna gelap. Alasannya menurut Niken, karena mengikuti sunnah untuk tidak menggunakan warna-warna terang. 

0 0

About Post Author

Redaksi

Editor
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *