Situs berita bisnis, UKM, entrepreneurship, inspirasi sukses, dan industri kreatif di Indonesia

Inspirasi Anak Blora, Dulu Cari Rongsokan Kini Tangani Interior Mobil Mewah

3 min read
Read Time3 Minutes, 18 Seconds

TOPRENEUR.id – Kesedihan, itulah yang dialami Hardianto saat pertama kali menginjakkan kaki di ibukota. Di usia 15 tahun, dirinya dipaksa untuk bisa hidup mandiri. Di usianya yang masih belia, tak banyak yang bisa dilakukannya.  Ia hanya berusaha untuk bertahan hidup dengan berkeliling mencari barang-barang rongsokan di kawasan Cengkareng.

Terkait masa lalunya, Hardi bercerita. Tahun 2007 silam adalah awal mula dirinya membuka lembar kisah di Jakarta. Dari Blora, dengan bekal ijazah SMP, ia dan dua temannya nekat pergi ke Jakarta dengan menumpang  sebuah truk. Terlahir dari keluarga sederhana, orang tuanya tak bisa memberinya banyak uang. “Waktu itu orang tua hanya memberi uang Rp60 ribu untuk hidup di Jakarta. Saya naik truk dari Blora dan diturunkan di Cengkareng,” ucap Hardi.

Mayoritas yang menaiki truk tersebut adalah para pemulung dan pencari barang-barang bekas. Nah, saat tiba di Jakarta, dengan tidak ada tujuan pasti, Hardi bingung apa yang akan dilakukannya. “Sejujurnya saya bingung mau kerja apa. Tapi saya mau belajar dan setiap hari mengikuti anak-anak yang di truk mencari botol dan barang rongsokan,” ujarnya.

Tak banyak yang bisa dihasilkannya. Dalam sehari Hardi hanya mampu mendapatkan uang paling banyak  Rp5 ribu. Pekerjaan sebagai pencari rongsokan itu dilakukannya sampai dua minggu kemudian. Setelahnya Hardi berusaha untuk mencari pekerjaan lain. Akhirnya dirinya mendapat pekerjaan proyek bangunan di Grogol, Jakarta Barat. Profesi ini dilakukan Hardi hingga satu tahun lamanya.

Fase kehidupan berikutnya mengantarkan Hardi mendapatkan pekerjaan di bidang  interior mobil. Tak ada basic dan keterampilan apapun di bidang interior, tapi dirinya memang tipikal orang pembelajar. “Saya semangat dan ingin menimba ilmu di bidang interior ini. Awalnya saya digaji Rp300 ribu, meskipun sebetulnya tidak digaji juga tidak apa-apa, karena saya niat ingin bisa di bidang ini. Tiga tahun berjalan atau sekira tahun 2010, dengan penuh tantangan gaji saya sudah di angka Rp1,9 juta,” akunya.

Dalam kurun waktu itulah dirinya cukup banyak menguasai segala hal mengenai interior mobil. Hardi mulai mengembangkan diri dengan membuka layanan jasa perbaikan jok mobil. Ketika itu ia memilih untuk beriklan di salah satu forum internet (TokoBagus, yang saat ini menjadi Olx –red). “Saya belajar beriklan, saya sering ke warnet untuk memasarkan jasa yang saya berikan. Alhamdulillah ada juga konsumen yang tertarik. Dalam tiga tahun saya bisa beli motor Vega R lawas untuk mobilitas agar lebih memudahkan,” jelasnya lagi.

Konsistensi Hardianto sejak 2010 sampai sekarang di bidang interior mobil pun membuahkan hasil. Ketekunan, kesabaran, dan kerja kerasnya termasuk menghalau setiap tantangan yang datang, mengantarnya menuju gerbang kesuksesan.

Di bawah bendera Classic Car Interior, saat ini bisnis modifikasi interior mobil milik Hardianto semakin berkibar. Dalam sehari tak kurang dari 10 mobil masuk ke workshopnya. Bahkan, kepiawaiannya dalam interior mobil pun tercium kepada para pesohor di jagat hiburan Tanah Air. Salah satunya Atta Halilintar yang pernah memboyong dua mobilnya, Alphard dan BMW i8, direstorasi interiornya di workshop milik Hardi. Selain itu ada pula Lucinta Luna yang yang memodifikasi interior Camry-nya.

Tak hanya mobil Atta dan Lucinta yang mencicipi apiknya desain dari Classic Car Interior. Sejumlah mobil lain dari mobil keluarga sampai supercar semisal Lamborghini dan Ferrari sekalipun banyak ditangani modifikasi interiornya oleh Classic.

Dalam layanannya, Hardi mematok harga untuk setiap modifikasinya dari mulai Rp 2 juta hingga Rp50 juta. Adapun material yang digunakannya adalah material berkualitas impor dari beberapa negara seperti Jerman, Italia, Austria, dan Thailand.

Yang mengagumkan lagi, selain melayani modifikasi interior mobil, Hardi juga dipercaya untuk merestorasi sejumlah interior kendaraan lainnya. Yang terbaru, misalnya, dirinya menggarap interior kapal pesiar dan beberapa unit pesawat helikopter.

Menurutnya, kepopuleran Classic adalah hasil kerja kerasnya yang selalu mengedepankan kenyamanan, keamanan, dan kemewahan pada setiap modifikasi yang dilakukan.

Terlebih Classic juga tercatat sebagai member Indonesia Authorized Trimmer Summit (IATS) sebagai asosiasi resmi para pelaku di industri interior mobil yang bersertifikat standar internasional.

“Komitmen kami setiap pekerjaan yang dilakukan selalu mengacu pada standar SNIATS (standarisasi nasional IATS) yang setara dengan bawaan pabrikan atau biasa disebut OEM (original equipment manufacture),” sebutnya.

Dirinya berkomitmen, ke depan akan terus meningkatkan pelayanannya termasuk kualitas yang dihadirkan. Secara berkala, beragam model interior mobil pun terus dilakukan perubahan-perubahan sehingga selalu tampil lebih baik.

1 0

About Post Author

Redaksi

Editor
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *