Kakek Prabowo & Bung Hatta: Rahasia Koperasi Terungkap Presiden PKS

Redaksi

Kakek Prabowo & Bung Hatta: Rahasia Koperasi Terungkap Presiden PKS
Sumber: Kompas.com

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Al Muzzammil Yusuf, baru-baru ini mengungkapkan fakta menarik tentang silsilah keluarga Prabowo Subianto. Ia menyebut Margono Djojohadikusumo, kakek Prabowo, memiliki hubungan erat dengan Mohammad Hatta, atau yang lebih dikenal sebagai Bung Hatta. Hubungan tersebut terjalin melalui diskusi-diskusi intelektual yang sering mereka lakukan. Pengungkapan ini disampaikan Muzzammil dalam sebuah acara diskusi memperingati Hari Koperasi Nasional.

Pernyataan Muzzammil ini menarik perhatian karena mengungkapkan dimensi baru dari sejarah keluarga Prabowo dan kontribusinya terhadap perkembangan koperasi di Indonesia. Peran Margono Djojohadikusumo dalam dunia perkoperasian, yang sebelumnya mungkin kurang terekspos, kini mendapatkan sorotan.

Kakek Prabowo dan Bung Hatta: Teman Diskusi Seputar Koperasi

Al Muzzammil Yusuf menjelaskan bahwa Margono Djojohadikusumo, kakek Prabowo Subianto, merupakan teman diskusi Bung Hatta. Bung Hatta sendiri dikenal luas sebagai Bapak Koperasi Indonesia. Keterlibatan Margono Djojohadikusumo dalam diskusi-diskusi tersebut menunjukkan adanya persamaan visi dan misi antara keduanya terkait pengembangan koperasi di Indonesia.

Kedekatan tersebut menunjukkan komitmen Margono Djojohadikusumo terhadap pengembangan koperasi dan kesejahteraan rakyat. Hal ini selaras dengan pemikiran Bung Hatta yang menekankan pentingnya koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.

Dukungan PKS terhadap Perkembangan Koperasi di Indonesia

PKS, menurut Muzzammil, memberikan dukungan penuh terhadap gerakan koperasi sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Hal ini terlihat dari adanya kepengurusan khusus bidang Koperasi dan Desa dalam struktur organisasi PKS.

Komitmen PKS sejalan dengan amanat Pasal 33 Ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 yang menyatakan bahwa perekonomian nasional disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Nilai gotong royong dan keadilan menjadi ruh dari sistem koperasi ini.

Koperasi Merah Putih dan Komitmen Bersama PKS

Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, mengungkapkan bahwa Kementerian Koperasi dan PKS memiliki komitmen yang kuat untuk bersama-sama mengembangkan Koperasi Merah Putih. Inisiatif ini merupakan program unggulan dari Presiden Prabowo Subianto.

Koperasi Merah Putih sudah rampung dibentuk dan rencananya akan diluncurkan pada tanggal 21 Juli di Klaten, Jawa Tengah. Peluncuran ini akan dibarengi dengan peluncuran 80.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan bagi perekonomian di tingkat desa dan kelurahan.

Muzzammil menambahkan bahwa sistem koperasi, dengan pembagian keuntungan (dividen) yang merata kepada seluruh anggota, merupakan bentuk penghormatan dan kesetaraan. Prinsip ini, lanjutnya, sejalan dengan nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi keadilan dan kerja sama ekonomi. Ia berharap dengan adanya program ini, warisan pemikiran Bung Hatta dan komitmen kakek Prabowo terhadap koperasi dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Pembahasan mengenai peran Margono Djojohadikusumo dalam perkembangan koperasi di Indonesia membuka perspektif baru. Keterkaitannya dengan Bung Hatta dan dukungan PKS terhadap Koperasi Merah Putih menunjukkan komitmen berkelanjutan untuk memajukan perekonomian kerakyatan di Indonesia. Harapannya, program-program yang telah dicanangkan akan berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

Also Read

Tags

Topreneur