Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pentingnya peran tokoh lintas agama dalam menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia. Hal ini disampaikannya sebagai upaya untuk mencegah disintegrasi bangsa, mengingat keberagaman merupakan identitas utama Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungan silaturahmi ke tokoh-tokoh lintas agama di Sumatera Utara.
Kunjungan Kapolri ini berlangsung di Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Medan, Sumatera Utara pada Jumat (11/7/2025). Kegiatan ini dilakukan setelah peletakan batu pertama pembangunan 29 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Polda Sumut.
Pentingnya Peran Tokoh Agama dalam Menjaga Keutuhan NKRI
Kapolri mengapresiasi silaturahmi yang terjalin erat antar tokoh lintas agama di Sumatera Utara. Ia melihat hal ini sebagai kekuatan utama dalam menyatukan keberagaman masyarakat Indonesia.
Semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” menjadi landasan utama dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Keberagaman yang ada harus disikapi dengan bijak dan dirawat agar tetap terjaga.
Silaturahmi yang kuat antar umat beragama menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan dan dinamika baik internal maupun eksternal. Kerjasama dan saling pengertian menjadi dasar utama dalam membangun bangsa yang kuat dan kokoh.
Ancaman Disintegrasi Bangsa dan Upaya Pencegahannya
Jenderal Sigit Prabowo mengingatkan akan ancaman disintegrasi bangsa yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan perekonomian negara. Perpecahan dapat memicu berbagai masalah sosial dan politik yang berdampak luas.
Kerukunan antar umat beragama menjadi benteng pertahanan utama melawan disintegrasi. Dengan persatuan dan kesatuan, Indonesia akan mampu menghadapi berbagai tantangan yang menghadang.
Presiden Prabowo Subianto, menurut Kapolri, selalu menekankan pentingnya persatuan di tengah perbedaan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun Indonesia yang lebih baik dan bermartabat.
Dukungan terhadap Program Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045
Kapolri mengajak seluruh tokoh lintas agama dan elemen masyarakat untuk mendukung penuh program Asta Cita. Program ini merupakan inisiatif pemerintah untuk membangun Indonesia yang lebih baik.
Program Asta Cita bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia. Hal ini penting dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Program ini diyakini mampu mewujudkan Indonesia sebagai negara yang bermartabat dan memiliki SDM unggul. Hal ini akan memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, melalui kunjungan dan pernyataannya, menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Peran tokoh agama sebagai pilar utama dalam menjaga kerukunan umat sangatlah penting, terlebih dalam menghadapi berbagai tantangan global dan domestik. Dukungan penuh terhadap program pemerintah, seperti Asta Cita, menjadi kunci utama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang lebih maju dan sejahtera. Keberhasilan ini memerlukan komitmen bersama dari seluruh komponen bangsa.







