Kunjungan Kerja Komisi VII: Sinergi Pusat-Daerah Kaltara Terwujud

Redaksi

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang, menyambut gembira kunjungan kerja reses Komisi VII DPR RI ke Kaltara. Kunjungan ini dianggap sebagai momen penting untuk memperkuat kolaborasi pusat dan daerah dalam berbagai sektor pembangunan. Kehadiran Komisi VII merupakan kunjungan pertama yang melibatkan rombongan besar dan mitra kerja dalam skala seluas ini, sejak Kaltara berdiri 12 tahun lalu.

Provinsi Kaltara, dengan luas wilayahnya yang besar dan populasi yang relatif kecil, menyimpan potensi ekonomi yang signifikan. Potensi tersebut, yang meliputi pariwisata, perindustrian, UMKM, dan ekonomi kreatif, menjadi fokus utama kunjungan kerja Komisi VII DPR RI ini.

Kunjungan Bersejarah Komisi VII DPR RI ke Kaltara

Kunjungan Komisi VII DPR RI ke Kaltara melewati berbagai tantangan. Perjalanan yang seharusnya singkat, malah menjadi perjalanan panjang karena kendala cuaca yang menyebabkan pesawat transit di Makassar, bukan di Balikpapan seperti yang direncanakan. Perjalanan darat dan laut yang panjang pun harus dilalui untuk mencapai Tanjung Selor.

Meskipun demikian, kesulitan perjalanan tersebut tidak mengurangi antusiasme Gubernur dan masyarakat Kaltara. Kedatangan Komisi VII dianggap sebagai sebuah kehormatan dan kesempatan berharga untuk memaparkan potensi Kaltara. Gubernur berharap kunjungan berikutnya dapat mencakup daerah perbatasan untuk melihat langsung kondisi masyarakat di sana.

Potensi Kaltara dan Harapan Kolaborasi dengan Komisi VII

Kaltara memiliki empat kabupaten dan satu kota, dengan total 447 desa dan penduduk sekitar 770 ribu jiwa. Jumlah penduduk ini, bila dibandingkan dengan Jakarta, hanya setara dengan penduduk satu kecamatan saja. Namun, di balik angka penduduknya yang relatif kecil, Kaltara memiliki kekayaan alam, budaya, dan perikanan yang melimpah.

Potensi wisata Kaltara yang belum terkelola secara maksimal, menjadi salah satu fokus utama dalam RDP. Gubernur berharap Komisi VII dapat membantu mengembangkan sektor pariwisata Kaltara, yang sejalan dengan visi pembangunan nasional. Kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan di wilayah perbatasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sektor Pariwisata, Perindustrian, dan UMKM

Potensi sektor pariwisata Kaltara menjadi fokus utama RDP. Komisi VII diharapkan dapat memberikan dukungan dan arahan dalam pengembangan sektor ini. Selain pariwisata, sektor perindustrian dan UMKM juga mendapat perhatian khusus. Dukungan dalam pengembangan UMKM, termasuk standarisasi produk, sangat dibutuhkan untuk meningkatkan daya saing produk lokal.

Dukungan Komisi VII untuk Pembangunan Kaltara

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Ir. Lamhot Sinaga, menyampaikan apresiasinya atas sambutan hangat dari Pemprov Kaltara dan masyarakat. Ia mengakui perjuangan yang cukup panjang untuk mencapai Kaltara akibat cuaca buruk. Namun, sambutan yang meriah dari masyarakat Kaltara membuat rasa lelah tersebut sirna.

Komisi VII berkomitmen untuk mendukung pembangunan Kaltara, khususnya di sektor pariwisata, perindustrian, UMKM, dan ekonomi kreatif. Kunjungan kerja ini diharapkan dapat menghasilkan program dan anggaran yang tepat sasaran untuk mempercepat pembangunan di Kaltara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Kolaborasi ini diharapkan akan berdampak positif bagi pencapaian Indonesia Emas 2045.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun Kaltara yang maju, makmur, dan berkelanjutan. Komitmen bersama ini akan menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi Kaltara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Harapannya, kerjasama ini akan berlanjut dan berdampak nyata bagi pembangunan Kaltara di masa mendatang.

Also Read

Tags

Topreneur