Situs berita bisnis, UKM, entrepreneurship, inspirasi sukses, dan industri kreatif di Indonesia

Maret ini, Japfa Catat Ekspor Senilai Rp56 M

2 min read

Istimewa

Read Time1 Minute, 29 Second

TOPRENEUR.id – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk mencatat kinerja ekspor pada bulan Maret sebesar Rp56 Miliar. Sepanjang Maret 2020, Japfa mengekspor berbagai produk pertanian dan perikanan ke Amerika, Jepang, Taiwan, Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), Singapura, Filipina, Myanmar, Vietnam, dan Malaysia. 

Rangkaian produk yang diekspor meliputi produk ayam olahan, karkas, pakan ternak, anak ayam umur sehari atau day old chicken (DOC), vaksin ternak, serta produk perikanan.

Melalui pencapaian ekspor ini, Japfa sebagai perusahaan agribisnis terkemuka bertaraf internasional mewujudkan komitmennya dalam mendukung Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks) untuk mendorong perekonomian nasional. 

Gratieks merupakan program yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan ekspor pertanian yang diharapkan dapat mempercepat laju ekspor komoditas pertanian untuk mewujudkan ekosistem pertanian yang modern.

Rachmat Indrajaya, Direktur Corporate Affairs Japfa menyampaikan, pihaknya terus berusaha mewujudkan komitmen perusahaan dalam menyediakan asupan protein hewani dan produk pendukungnya yang berkualitas dan terjangkau, tidak hanya untuk pasar dalam negeri, juga internasional. 

“Melalui kegiatan ekspor yang terus kami lakukan, Japfa mendukung pemerintah dalam meningkatkan perekonomian nasional, khususnya mendukung tercapainya tujuan Gratieks,” kata Rachmat dalam keterangan tertulisnya, Senin.

Pada tahun 2020 ini, Japfa menargetkan pencapaian ekspor ke berbagai negara di dunia senilai lebih dari Rp 675 Miliar dari anak usahanya yang meliputi divisi perunggasan dan perikanan. 

Rangkaian produk yang dipasarkan ke mancanegara telah memenuhi persyaratan standar kelayakan ekspor internasional, seperti memiliki sertifikat kompartemen bebas Avian Influenza (AI), sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV), sertifikat produk halal, Food Safety System Certification (FSSC) 22000, dan juga ISO 9001:2015.

“Kami optimis bahwa rangkaian produk kami dapat bersaing di pasar internasional karena kami selalu mengedepankan kualitas mutu produk, dengan tetap mempertimbangkan harga yang dapat dijangkau oleh semua kalangan. Tidak hanya itu, kami terus berupaya mengembangkan kualitas dan layanan untuk membuka peluang yang lebih luas di pasar global,” pungkas Rachmat.

0 0

About Post Author

Redaksi

Editor
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *