22 April 2021

Mengenal Sasmita Sugiardi, Womenpreneur Pemilik Skincare Lokal Sasmita Skin

2 min read

Istimewa

Bagikan:

Perkembangan industri skincare di Tanah Air terus bertumbuh dengan baik. Salah satu yang melirik pesatnya bisnis ini adalah Sasmita Sugiardi, wanita asal Kendari, Sulawesi Tenggara.

Diakuinya, peluang yang besar dan tak pernah mati, membuatnya terjun ke bisnis skincare dan kosmetik. “Sebab, pada dasarnya semua orang ingin terlihat cantik dan senang merawat kulit mereka,” ucap Sasmita.

Brand Sasmita Skin pun kemudian dibangun olehnya. Bukan tanpa perjuangan, meski perkembangannya cukup baik, Sasmita mengaku terkadang masih ada beberapa manufactured yang tidak sesuai dengan ekspektasinya. “Tapi sebagian manufacture ada juga yang sudah memadai hal tersebut. Biasanya saya juga buat produk saya di luar negeri seperti di Shanghai,” jelas Sasmita.

Sasmita Skin sendiri memiliki beragam keunggulan, karena selalu mengedepankan kualitas sehingga formula yang digunakan pun harus teliti dengan baik. “Kami sangat mempertimbangkan kondisi kulit customer. Selain itu packaging juga harus menarik dan elegan,” sahutnya.

Saat ini produk Sasmita Skin pun sudah tersebar di seluruh Indonesia. Bukan hanya itu, Sasmita sukses melebarkan penjualannya hingga ke pasar luar negeri seperti Malaysia, meskipun masih dalam skala kecil. “Ke depan sih pasti ingin agar brand ini bisa dikenal di luar negeri. Tidak mudah sih, tapi kami harus tetap optimis,” ungkapnya.

Menurut Sasmita, produknya pun makin berkembang menjadi 8 produk (Daily Glow Foundie, Glasez Serum, Glasez Jelly, Glasez Body Lotion, Mud Mask, Crystal Glow Cleansing Balm, Daily UV Filter, dan Hydrating Face Mist. “Alhamdulillah semua produk kami halal dan sudah lulus BPOM,” terangnya.

Tangan dingin Sasmita pun sukses membawa brand-nya makin dikenal luas oleh masyarakat dengan penjualan tinggi. Untuk penjualan, Sasmita memiliki mitra yang tersebar hampir di seluruh Indonesia, tapi dominan di Sulawesi Tenggara.

“Industri ini persaingannya sangat ketat. Kami harus selalu memiliki inovasi terbaru, teknik marketing yang profesional dan tentu saja selalu menjaga kualitas produk serta pelayanan ke customer,” bebernya.

Wanita berusia 28 tahun ini menandaskan, “Produk ini kami prepare dengan begitu detail. Setiap prosesnya, kami sering sharing di media sosial, dan akhirnya setelah proses produksi customer yang penasaran, saking pengen coba, pas udah launching mereka langsung beli. Alhamdulillah cepat habisnya,” demikian Sasmita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *