19 Oktober 2020

Niqab, Gaya Hidup Hijrah Muslimah yang Mulai Populer

Bagikan:

Topreneur.id – Niken Oliviasilo tertarik untuk menekuni usaha sebagai perancang cadar. Sejak Agustus 2018 lalu, ibu dua anak yang awal mulanya berkarier di PT Yamaha Indonesia ini membangun merek HUMAIRA NIQAB, berkolaborasi dengan sang sahabat, Laila.

Menurut Niken, dengan kondisi Indonesia sebagai negara dengan populasi penduduk muslim terbesar di dunia, tren cadar sekarang sudah dilihat sebagai salah satu sunnah gaya hidup (hijrah).

“Ketika memutuskan untuk berhijrah, banyak muslimah yang memutuskan untuk mengenakan niqab. Ini jadi salah satu titik perhatian saya. Saya melihat produsen niqab banyak, tapi yang fokus dan memperhatikan “kenyamanan” dengan harga terjangkau belum banyak,” tukasnya.

Niken sendiri memutuskan untuk mengenakan cadar sejak 2018 lalu. Dalam mendesain produk-produk HUMAIRA NIQAB, ia sangat memperhatikan pemilihan bahannya.

“Untuk bagian khusus wajah, saya mencari material bahan yang lembut, jatuh, mudah dipakai bernafas, dalam arti tidak pengap dan tentunya juga tidak panas. Bahannya kami pesan di supplier khusus,” tukas ibu dari Dhia Dara (13 tahun) dan Alisha (9 tahun).

Dikerjakan oleh penjahit yang terampil, Niken mengaku bisnis cadar yang dirintisnya ini tidak 100 % hanya membidik keuntungan semata, melainkan lebih mengharapkan ridho Illahi dan keberkahan.

Sejauh ini Niken lebih memilih untuk mempromosikan dan menjual produknya lewat pameran atau bazaar. Di pameran atau bazaar tersebut, ia sekaligus memberikan edukasi terkait material produk dan manfaat mengenakan cadar untuk muslimah.

Ia sangat bersyukur edukasi yang diberikannya ternyata banyak membuahkan hasil. “Pengalaman di pameran, ada yang saat datang ke stand kami belum berniqab, tapi setelah mendengar edukasi dari kami, langsung mencoba memakai niqab, bahkan tidak mau dilepas lagi. Artinya lewat produk Humaira Niqab, kami ikut mendorong orang untuk menjalankan sunnah. Dengan Humaira Niqab, kekhawatiran kalau mengenakan niqab akan tidak nyaman, jadi terbantahkan,” urai Niken.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *