Situs berita bisnis, UKM, entrepreneurship, inspirasi sukses, dan industri kreatif di Indonesia

Paten Pita Mesin Ketik dalam Teropong Sejarah

2 min read

Ilustrasi. Sumber: Wikipedia

Read Time1 Minute, 35 Seconds

TOPRENEUR.id – Hari ini, 14 September 1886 silam, menjadi sejarah hadirnya teknologi dalam bidang penulisan, mesin ketik. Pita mesin ketik dipatenkan.

Mesin ketik merupakan alat elektronik dengan sebuah set tombol-tombol yang apabila ditekan menyebabkan huruf dicetak pada dokumen, biasanya kertas.

Dari awal penemuannya sebelum tahun 1870 sampai pada abad 20, mesin ketik banyak digunakan oleh para penulis profesional dan pekerja di kantor.

Sejak saat itu, mesin ketik telah menjadi bagian dari bisnis perusahaan dan menjadi produk komersil di seluruh dunia. Walaupun masih populer dengan beberapa profesi, seperti penulis, mesin ketik fungsinya telah teralihkan dengan kehadiran mesin lain.

Pada akhir dasawarsa 1980-an, mesin pengolah kata dan komputer pribadi (personal computer) telah menggantikan fungsi mesin ketik di beberapa negara di dunia bagian barat.

Walaupun demikian, mesin ketik masih digunakan di beberapa negara tertentu di dunia hingga saat ini.

Dalam catatan sejarah, seperti dikutip Wikipedia, penemuan mesin ketik ini diawali pada 1714, saat Henry Mill memperoleh hak paten karena menciptakan sebuah mesin yang menyerupai mesin ketik.

Di samping itu muncul pula penemuan kertas karbon oleh Pellegrino Turri yang merupakan salah satu cikal bakal dari komponen mesin ketik. Pada tahun 1829, William Justin Burt menciptakan sebuah mesin yang disebut “typowriter”, yang dikenal sebagai mesin ketik pertama.

Pada pertengahan 1800, secara global dapat dilihat adanya peningkatan komunikasi bisnis. Kejadian ini menciptakan kebutuhan akan proses penulisan secara mekanik, sehingga proses menulis menjadi lebih cepat.

Pada 1829—1870, penemuan mesin ketik banyak bermunculan di negara-negara Eropa dan Amerika. Namun tidak ada yang berhasil membuat mesin ketik menjadi sebuah produk yang dihasilkan secara komersil.

Kemudian pada 1855, Giuseppe Ravizza, seorang berkebangsaan Italia berhasil menciptakan sebuah prototipe mesin ketik. Pada akhirnya, pada 1861, Father Francisco João de Azevedo, seorang pendeta Brazil, menciptakan mesin ketik buatannya sendiri.

Penemuan ini menimbulkan klaim bahwa ia adalah seorang penemu mesin ketik. Klaim ini kemudian menimbulkan kontroversi.

Di tahun 1864—1867, Peter Mitterhofer, seorang tukang kayu berkebangsaan Austria, berhasil mengembangkan beberapa model mesin ketik dan prototipe ini dapat berfungsi secara penuh pada 1867.

1 0

About Post Author

Redaksi

Editor
Happy
Happy
0.00 %
Sad
Sad
0.00 %
Excited
Excited
0.00 %
Sleppy
Sleppy
0.00 %
Angry
Angry
0.00 %
Surprise
Surprise
100.00 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *