Situs berita bisnis, UKM, entrepreneurship, inspirasi sukses, dan industri kreatif di Indonesia

Perusahaan Lokal Bisa Gunakan Aplikasi Mobile untuk Jaga Kesehatan Pegawainya

2 min read
Read Time1 Minute, 55 Seconds

TOPRENEUR.id – Kesehatan karyawan merupakan salah satu hal terpenting yang mendukung kualitas kerja dan keberhasilan perusahaan. Itu sebabnya menjaga dan memantau kesehatan karyawan dengan menggunakan aplikasi smartphone menjadi tren terkini di perusahaan Indonesia. Penggunaan teknologi ini terbukti efisien dalam pengelolaan kesehatan dalam sebuah organisasi dan perusahaan besar. 

Gayung bersambut, sejumlah aplikasi pemantau kesehatan pegawai lahir. Contohnya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang sudah menciptakan aplikasi smartphone bernama Mobile JKN, di mana pegawai sebuah perusahaan bisa langsung menggunakan aplikasi smartphone tersebut untuk mengakses informasi tentang kesehatan mereka. 

“Melihat semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan perangkat (aplikasi smartphone) tersebut, BPJS Kesehatan pun tak ketinggalan. Dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), kami meluncurkan aplikasi Mobile JKN,” kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris, dikutip dari situs BPJS Kesehatan.

Herry Budiman, Co-founder dan CEO dari  Gorry Holdings, salah satu healthtech di Indonesia yang membangun aplikasi GorryWell mengatakan bahwa perusahaan bisa mengaplikasikan Employee Wellness Program dengan memantau kondisi kesehatan para karyawannya, yang meliputi survei kualitas tidur hingga tingkat stres. Hebatnya, aplikasi ini bisa memfasilitasi perusahaan berbincang langsung dengan pakar gizi dan kesehatan.

“Dengan GorryWell apps, perusahaan bisa membantu karyawannya mencapai health and wellness goals yang mereka inginkan. Dari segi kesehatan, kami membantu setiap individu untuk mencapai tujuan wellness mereka dengan rekomendasi yang disesuaikan dengan kondisi pengguna, mulai dari apa yang dikonsumsi, tingkat keaktifan, hingga kualitas mood. Selain itu, aplikasi GorryWell juga mendukung sinkronisasi dengan perangkat IoT,” ucapnya.

Sayangnya, masih banyak kultur pegawai di Indonesia yang tidak menunjang gaya hidup sehat. Menurut riset yang dilakukan Cigna 360 Survey, World Health Organization (WHO) Country Health Profiles hingga National Center for Biotechnology saja, sekitar dua-pertiga masyarakat Indonesia tidak suka mengonsumsi sarapan secara rutin. Kemudian, hanya sekitar 27% populasi Indonesia yang rutin melakukan olahraga setiap minggunya. 

“Di dekat kantor masih banyak jajanan-jajanan yang bisa merusak gaya hidup sehat para karyawan, kalau tidak dikelola dan menjadi kebiasaan, dampaknya bisa buruk. Penggunaan aplikasi smartphone yang mampu memberikan informasi mengenai makanan sehat yang bisa dibeli dekat kantor memang sangat membantu,” kata Kevin, seorang HRD sebuah perusahaan telekomunikasi di Jakarta.

Selain itu, minimnya motivasi ekstrinsik dari pihak perusahaan untuk mendukung motivasi intrinsik karyawannya agar memulai hidup sehat. Lebih dari itu, penelitian juga menunjukkan kalau lebih dari 50% karyawan di usia produktif merasa sulit meluangkan waktu 1 jam dalam sehari untuk meningkatkan kebugaran.

0 0

About Post Author

Redaksi

Editor
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *