Kehadiran One UI 8 berbasis Android 16 dari Samsung lebih cepat dari perkiraan. Hal ini mengejutkan industri, mengingat biasanya dibutuhkan waktu berbulan-bulan bagi vendor untuk mengadaptasi sistem operasi terbaru Google. Berita ini, bersama dengan peluncuran Samsung Galaxy Watch 8 dan fitur Antioxidant Index-nya, mendominasi kanal Tekno Liputan6.com pada Minggu, 13 Juli 2025.
Kecepatan rilis One UI 8 ini merupakan hasil kolaborasi erat Samsung dan Google. Mereka menggunakan pendekatan baru dalam pengembangan sistem operasi Android.
Samsung Ungkap Rahasia Perilisan Cepat One UI 8
Samsung resmi meluncurkan One UI 8 bersamaan dengan Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7. Ini sebuah pencapaian luar biasa mengingat kesiapan sistem operasi ini yang begitu cepat.
Biasanya, produsen ponsel memerlukan waktu beberapa bulan untuk mengadopsi versi Android terbaru. Namun, Samsung mampu memangkas waktu tersebut secara signifikan.
Sally Jeong, EVP dan Head of Framework R&D Team Samsung, menjelaskan alasan di balik kecepatan ini. Kolaborasi erat dengan Google menjadi kunci utamanya.
Pendekatan konvensional dalam pengembangan OS Android telah ditinggalkan. Metode baru yang lebih efisien dan hemat biaya diadopsi.
Jeong menyebutkan metode “Trunk Stable” di Android sebagai faktor kunci. Metode ini memungkinkan pengembangan yang lebih cepat dan terintegrasi.
Pernyataan Jeong disampaikan di sela-sela acara Galaxy Unpacked 2025 di New York City. Keberhasilan ini menjadi bukti inovasi dalam pengembangan perangkat lunak.
Samsung Galaxy Watch 8: Smartwatch Pertama dengan Fitur Antioxidant Index
Bersamaan dengan peluncuran ponsel lipat terbarunya, Samsung juga memperkenalkan Galaxy Watch 8 Series. Smartwatch ini menawarkan desain yang lebih ramping dan fitur-fitur canggih.
Desain internalnya telah didesain ulang secara menyeluruh. Pemasangan komponen yang lebih efisien menghasilkan desain yang 11% lebih tipis.
Sistem Dynamic Lug meningkatkan kenyamanan dan stabilitas saat digunakan. Ini menjamin akurasi pelacakan kesehatan yang optimal.
Layarnya 50% lebih terang dengan kecerahan puncak mencapai 3.000 nits. Kejernihan layar ini memastikan pengoperasian yang nyaman di berbagai kondisi cahaya.
GPS dual-frekuensi meningkatkan akurasi pelacakan lokasi. Prosesor 3nm memberikan kinerja lebih cepat dan efisiensi daya yang lebih tinggi.
Sensor BioActive memungkinkan pemantauan kesehatan yang lebih mendalam. Galaxy Watch 8 memberikan gambaran menyeluruh tentang kesehatan pengguna.
Fitur unggulannya adalah Antioxidant Index. Ini merupakan fitur pertama di smartwatch yang memungkinkan pemantauan kadar antioksidan dalam tubuh.
Fitur AI Baru di Galaxy Z Fold7: Mengoptimalkan Layar Besar
Galaxy Z Fold7 hadir dengan One UI 8 berbasis Android 16 dan sejumlah fitur AI baru. Fitur-fitur ini dirancang untuk memaksimalkan pengalaman pengguna pada layar besar.
Salah satu fitur AI yang menonjol adalah Generative Edit. Fitur ini memungkinkan penghapusan elemen yang tidak diinginkan dari foto.
Fitur Suggest Erases otomatis mendeteksi dan menghapus orang asing di latar belakang foto. Pengguna cukup dengan satu ketukan.
Side-by-Side Editing memungkinkan perbandingan langsung antara foto asli dan hasil editan. Pengguna dapat melakukan penyempurnaan dengan lebih mudah dan efisien.
Kemampuan multimodal AI juga turut diintegrasikan. Hal ini memungkinkan interaksi yang lebih natural dan intuitif dengan perangkat.
Layar besar Galaxy Z Fold7 menjadikannya ideal untuk memanfaatkan fitur-fitur AI ini. Pengeditan foto dan berbagai tugas lainnya menjadi lebih mudah.
Peluncuran One UI 8 yang lebih cepat dari jadwal menunjukkan komitmen Samsung terhadap inovasi. Kolaborasi yang kuat dengan Google dan adopsi teknologi baru terbukti efektif dalam mempercepat proses pengembangan. Kehadiran fitur-fitur AI canggih di Galaxy Z Fold7 dan fitur Antioxidant Index di Galaxy Watch 8 semakin memperkuat posisi Samsung di pasar teknologi global.







