Situs berita bisnis, UKM, entrepreneurship, inspirasi sukses, dan industri kreatif di Indonesia

Sektor Logistik Butuh Figur Berintegritas

2 min read

Ilustrasi/istimewa

Read Time1 Minute, 34 Seconds

TOPRENEUR.id – Sektor logistik Indonesia dalam 5 tahun terakhir masih belum efisien yang ditandai dengan biaya logistik yang tinggi. Kinerja sektor logistik Indonesia juga tertinggal dibandingkan dengan beberapa negara Asean. Tidak hanya di bawah Singapore, Thailand, dan Malaysia, bahkan Logistics Performance Index (LPI) Indonesia pada tahun 2018 di bawah Vietnam.

Diperlukan perubahan pembenahan sektor logistik Indonesia. Di samping untuk peningkatan efisiensi dan kinerja, pembenahan fundamental diperlukan karena sektor logistik Indonesia menghadapi tantangan untuk memberikan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi, penguatan struktur industri, serta peningkatan daya saing produk dan komoditas.

Chairman Supply Chain Indonesia (SCI), Setijadi, menyatakan bahwa sektor logistik Indonesia yang multistakeholder membutuhkan figur pimpinan dengan kemampuan yang memadai untuk mengkoordinasikan para pihak terkait dari sejumlah kementerian/lembaga terkait dan badan usaha dari berbagai sektor, hingga pemerintah daerah.

Selain harus mempunyai integritas yang tinggi, figur tersebut harus terbuka menerima pandangan dan pemikiran dari berbagai pihak, termasuk dari para pelaku usaha serta lembaga penelitian dan pengembangan sektor logistik.

Pandangan dan pemikiran itu sangat penting sebagai masukan dalam perbaikan dan pengembangan sistem logistik yang sangat dinamis.

Figur tersebut juga harus independen dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak lain, misalnya asosiasi atau lembaga tertentu, yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

Dengan kepemimpinan dan koordinasi oleh figur yang tepat ini, sektor logistik Indonesia diharapkan dapat mengejar ketertinggalan melalui program pengembangan logistik yang terintegrasi dengan program pembangunan secara nasional.

Program pembangunan logistik sangat diperlukan juga untuk menghadapi berbagai tantangan pada saat ini dan masa depan dalam bentuk digitalisasi, sharing economy, internet of things, cloud logistics, dan blockchain.

Figur yang kuat sangat diperlukan dalam mengembangkan ekosistem logistik nasional 2020 serta agar Indonesia dapat berperan penting dalam ekosistem logistik terintegrasi kawasan menjelang Asean Connectivity 2025.

Dengan mempertimbangkan kebutuhan mengoordinasikan beberapa kementerian/lembaga dan pihak-pihak terkait, SCI merekomendasikan koordinasi sektor logistik dipegang oleh pejabat eselon I.

Diharapkan pemerintah membentuk lembaga logistik permanen dalam bentuk badan logistik nasional dan regulasi yang kuat agar perencanaan dan implementasi pengembangan sektor logistik lebih efektif.

0 0

About Post Author

Redaksi

Editor
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *