Situs berita bisnis, UKM, entrepreneurship, inspirasi sukses, dan industri kreatif di Indonesia

Selain Air Mancur Sri Baduga, ini Potensi Pariwisata di Purwakarta

2 min read

Foto: ist

Read Time1 Minute, 23 Second

Topreneur.id – Ada banyak potensi kepariwisataan yang tersimpan di Kabupaten Purwakarta. Secara umum, kepariwisataan di Purwakarta terbagi pada beberapa hal, yakni wisata alam, wisata budaya, wisata ziarah, sampai wisata kuliner.

Wisata alam, misalnya, ada Waduk Jatiluhur seluas 8.300 ha, terletak ±9 km dari kota Purwakarta menawarkan sarana rekreasi dan olahraga air yang lengkap dan menarik seperti dayung, selancar angin, ski air, power boating, sampai perahu layar.

Fasilitas yang tersedia adalah hotel dan bungalow, bar dan restoran, lapangan tenis, kolam renang dengan water slide, gedung pertemuan dan playground. Bagi wisatawan remaja, tersedia pondok remaja serta lahan yang cukup luas untuk kegiatan outbound dan perkemahan yang letaknya di perbukitan.

Lalu ada Waduk Cirata seluas 62 km2 berada pada ketinggian 223 mdpl dikelilingi oleh perbukitan. Situ Wanayasa, danau alam yang berada pada ketinggian 600 mdpl dengan luas 7 ha dengan latar pemandangan Gunung Burangrang, juga menjadi potensi wisata yang menarik.

Selebihnya, tempat wisata yang bisa dieksplor seperti Sumber Air Panas Ciracas, air terjun Curug Cipurut, badega Gunung Parang, gua Jepang di kawasan puncak Gunung Burangrang, desa wisata Bojong, wisata Via Ferrata, sampai ke desa wisata Sajuta Batu yang  terletak di Desa Pasanggrahan Kecamatan Tegalwaru.

Sementara untuk wisata budaya, para wisatawan dapat menyaksikan berbagai bangunan yang tertata di Purwakarta. Sebut saja seperti Gedung Negara yang bergaya arsitektur Eropa, Gedung Karesidenan, sampai Masjid Agung.

Di Purwakarta juga terdapat sentra industri Keramik Plered. Industri ini diperkirakan sudah ada sejak tahun 1904 menghasilkan keramik berkualitas dan pernah ekspor ke beberapa Negara seperti Jepang, Belanda, Thailand, dan Singapura.

Bukan hanya itu, wisatawan juga dapat menyaksikan kesenian Buncis dan Domyak yang merupakan kesenian khas Purwakarta disamping wayang golek, celempungan, tari-tarian, degung, ketuk tilu, jaipongan, tungbrung, reog, calung dan kesenian-kesenian daerah lainnya. (bbs)

0 0

About Post Author

Muh Haikal

Editor
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *