29 Juli 2021

Sucor Sekuritas Hadir di Semarang, Luncurkan Digital Account Opening untuk Nasabah

2 min read

Istimewa

Bagikan:

Pada akhir bulan Mei 2021, Sucor Sekuritas meresmikan cabang pertamanya di provinsi Jawa Tengah, tepatnya di kota Semarang. Melalui peresmian cabang baru ini, Sucor Sekuritas optimis untuk mampu melakukan akusisi ribuan nasabah di kota Semarang di tahun 2021 ini melalui gerakan edukasi yang dilakukan secara masif oleh Sucor Sekuritas. Hal ini sejalan dengan salah satu goal dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait tentang edukasi dan inklusi keuangan di pasar modal, terutama di provinsi Jawa Tengah.

Selain melakukan peresmian kantor cabang, Sucor Sekuritas juga secara resmi meluncurkan digital account opening terbarunya untuk para calon investor yang dapat diakses melalui website resmi Sucor Sekuritas atau di eform.sucorsekuritas.com. Dengan adanya digital account opening versi terbaru ini, diharapkan para calon investor akan lebih mudah untuk membuka rekening saham dan tentunya dengan proses yang cepat sehingga percepatan pertumbuhan jumlah investor pun akan semakin pesat. Apalagi, selama ini Sucor Sekuritas sudah sangat terkenal dengan gerakan edukasinya dan juga komunitas Sucor Cuan Troopers yang sangat solid dengan hashtag #StrongerTogether.

Acara peresmian ini dihadiri oleh Presiden Direktur Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya, Nur Satyo Kurniawan selaku perwakilan dari OJK, serta Akhmad Nuryanto selaku perwakilan dari BEI. Dalam sambutannya, Bernadus menyatakan bahwa untuk memenangkan pasar, keberadaan perusahaan di Jawa Tengah sangatlah krusial. Selain karena jumlah penduduk yang sangat banyak, secara historis Jawa Tengah memegang peranan penting dalam kebijakan pemerintah secara nasional. Oleh karena itu, keberadaan Sucor Sekuritas di Jawa Tengah adalah suatu keharusan dan Sucor Sekuritas akan berjuang sekuat tenaga dengan hashtag #StrongerTogether untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Jawa Tengah.

Sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Bernadus, Nur Satyo dan Akhmad Nuryanto juga sepakat bahwa kegiatan literasi dan inklusi keuangan tidak dapat dilakukan secara terpisah-pisah. Namun, melalui kerjasama dan kolaborasi yang erat antara regulator dan anggota bursa, salah satunya adalah Sucor Sekuritas, proses literasi dan inklusi akan berjalan dengan lebih baik dan lebih cepat untuk menciptakan pasar modal yang lebih kuat.

“Dengan inovasi yang dilakukan oleh Sucor Sekuritas melalui Digital Onboarding Process, saya yakin Sucor Sekuritas kan mampu mencetak lebih dari 100.000 nasabah baru hingga akhir 2022. Bukan hanya sebagai nasabah yang pasif, namun nasabah yang aktif dan memiliki knowledge dan skill yang mumpuni sehingga mampu menjadi berkat buat mereka dan orang-orang yang mereka kasihi,” tegas Bernadus Wijaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *