UIN Banten Gelar Seminar Pengembangan Ekonomi Syariah

Topreneur.ID – Populasi muslim dunia saat ini tercatat sebanyak 1,6 miliar orang atau 23 persen dari penduduk dunia. Dan di Indonesia sendiri berdasarkan data BPS hasil sensus penduduk ada 227,9 juta jiwa muslim dari total jumlah penduduk Indonesia 262 juta orang. Artinya 87 persen penduduk Indonesia adalah muslim.

Demikian disampaikan founder sekaligus CEO Gaido Group Muhammad Hasan Gaido mengawali pemaparannya dalam Seminar Nasional bertajuk Peluang dan Tantangan Pengembangan Ekonomi Syariah di Indonesia yang digelar oleh Dewan Mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten.

Karena itu, menurutnya, sebagai sebuah negara, Indonesia memiliki dua faktor utama penggerak ekonomi syariah. Pertama, jumlah penduduk muslim yang mayoritas. Kedua, adanya bonus demografi pada 2025-2035, yang berpotensi menghasilkan masyarakat kelas menengah. “Peningkatan kelompok ini didominasi oleh umat muslim yang kreatif yang menjadikan ekonomi syariah sebagai landasan dalam pengembangan ekonomi,” kata Hasan Gaido.

Buktinya, dalam lima tahun terakhir ini, perkembangan bisnis syariah kian marak. Sepintas yang menerapkan konsep syariah baru di bidang perbankan, asuransi, micro finance, pariwisata, hingga pendidikan. “Padahal sejatinya, ada banyak usaha yang telah menerapkan konsep syariah dalam operasionalnya,” kata pengusaha asli Banten yang kini menjabat sebagai Presiden Indonesia-Saudi Arabia Business Council (ISABC).

Muhammad Hasan Gaido (foto:hun)
Muhammad Hasan Gaido (foto: ist)

Menurutnya, bisnis merupakan peluang dasar yang kuat, maka harus menggunakan syari’at Allah Subhanahu Wata’ala (SWT). Sebab, aturan ataupun undang-undang manusia kapan saja bisa diganti, tapi firman Allah SWT tidak akan lapuk dimakan zaman.

Hasan Gaido melanjutkan, dalam berusaha, kalaulah hanya melihat kesuksesan manusia pada umumnya maka itu hanya sesaat. Pasalnya, boleh jadi saat ini baik dan benar, tapi belum tentu seterusnya, maka yang musti diteladani adalah bagaimana cara Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam (SAW) berbisnis. “Karena  apa yang dilakukan oleh Rasul itu sudah pasti atas dasar panduan, wahyu dari Allah melalui perantara malaikat Jibril. Ini harus menjadi pijakan dasar dalam berbisnis syariah,” tegasnya.

Karena itu, sebagai sebuah entitas bisnis Gaido yang didirikannya sejak 2003 telah memiliki landasar dasar yang kuat.  “Kami meyakini bahwa dasar yang kuat itu adalah dengan keimanan (tauhid). Dimana, iman itu diucapkan oleh lisan, diitekadkan dalam hati lalu dilakukan dalam perbuatan,” ujar Hasan.

UIN Banten sebagai dunia akademisi sebagai kawah candradimuka para mahasiswa sebagai agent of change, harus mampu mendorong Indonesia sebagai sentral ekonomi syariah di dunia. “Maka untuk mewujudkan Indonesia sebagai sentral ekonomi syariah itu, saatnya dimulai dari kampus UIN Banten ini. Jangan sampai di tengah era perdagangan bebas, negeri ini malah jadi pasar bagi negara lain,” kata Hasan mengingatkan.

Dalam kesempatan itu, Hasan Gaido juga memaparkan konsep bagaimana agar para mahasiswa untuk merubah mindset (paradigma) bahwa mahasiswa sebagai generasi penerus harus memiliki mental pengusaha. Tidak hanya itu, Hasan juga memberikan step by step bagaimana mendirikan sebuah usaha, mulai dari pengurusan legalitas hingga bagaimana menghadapi pasar. “Menjadi wirausahawan adalah pilihan terbaik,” kata Ketua Kadin Bilateral Komite Tetap Timur Tengah dan OKI ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *