Wah, ini Peran Penting Teknologi Bedah Minimal Invasif dalam Tingkatkan Kualitas Hidup

topreneur.id – Jelang kiprah 46 tahun berkarya pada bidang pelayanan kesehatan masyarakat yang jatuh di bulan Maret 2019, BMHS sebagai payung layanan kesehatan yang mengedepankan inovasi teknologi modern di Indonesia, menggelar serangkaian kegiatan yang mengusung tagline #savingliveswithbunda yang secara resmi diperkenalkan di Hotel Bidakara Jakarta.

BMHS melalui grup RS Bunda telah menjadi jejaring layanan kesehatan yang komprehensif dari penanganan tahap embrio manusia sampai ke usia tua. Walaupun diawali sebagai grup rumah sakit ibu dan anak, RS Bunda telah menjadi pusat layanan kesehatan yang mempunyai keunggulan dibidang layanan umum.

Komitmen RS Bunda untuk memberikan layanan berbasis teknologi modern terlihat dalam berbagi produk jasa kesehatan yang setara dengan layanan di luar negeri. Grup RS Bunda kini telah mempunyai 5 rumah sakit dengan lebih dari 500 tempat tidur dengan kualitas teknologi dan SDM dokter dan perawat yang mumpuni.

Melalui teknologi medis modern yang dimiliki seperti Robotic Surgery, Laparoscopy, Brain and Spine surgery, Cath Lab untuk jantung dan otak yang didukung oleh pencitraan medik canggih melalui High Resolution CT Scan dan MRI, RS Bunda menitikberatkan pada tindakan medik dengan upaya peningkatan kualitas hidup manusia.

Sebagai holding dari berbagai layanan kesehatan BMHS kini tidak hanya menaungi kegiatan rumah sakit, tetapi juga memayungi anak usaha yang melayani jasa medik dari tahapan embrio sampai usia tua. Kelompok layanan dibawah payung BMHS di antaranya RS Bunda, Morula IVF  Indonesia, Diagnos Lab, Emergency Response, Sekolah Poltekes dan BMHS Diklat, Klinik BIC, dan Indonesia Reproductive Science Institute.

#savingliveswithbunda dicanangkan untuk membangun kepercayaan masyarakat akan kemampuan BMHS dalam penerapan teknologi medis modern di semua tahapan usia kehidupan manusia baik pria atau perempuan.

Salah satu bentuk intervensi medis yang menjadi momok bagi banyak pasien adalah pada saat dihadapkan untuk operasi besar.

Bedah minimal invasif telah menjadi golden standard layanan yang dilakukan di RS Bunda. Robotic Surgery untuk berbagai macam bedah tumor dan kanker perut seperti endometriosis, kista, mioma dan angkat rahim telah dilakukan lebih dari 350 kasus sejak tahun 2012.

Laparoskopi juga telah banyak dilakukan untuk appendiks (usus buntu), batu empedu dan hernia. Dengan luka yang kecil sekitar 5-10mm pasien rata rata menginap 2-3 hari  dengan pemulihan di rumah sekitar 1 minggu. Ini jauh lebih cepat dari operasi besar konvensional yang membutuhkan waktu sebulan untuk pemulihan.

Untuk gangguan nyeri punggung dokter bedah saraf RSU Bunda Jakarta juga telah mampu melakukan bedah minimal mikrodisktektomi untuk mengurangi resiko operasi dan meningkatkan angka kesembuhan.

Selain itu, tim Brain and Spine telah melakukan bedah minimal invasif otak untuk epilepsy yang berhasil menyembuhkan penyakit pada pasien yang pada tahapan tidak bisa diobati lagi dengan obat-obatan.

Peralatan Cath Lab yang canggih telah membantu banyak pasien yang membutuhkan kateterisasi jantung baik untuk dewasa maupun untuk anak. Dokter ahli yang terlatih dari Jerman dan Malaysia telah bergabung dengan RS Bunda untuk melayani permasalahan jantung yang kompleks.

Komisaris Utama BMHS Dr Ivan Sini menyampaikan pentingnya masyarakat mengerti akan upaya medis bukan hanya untuk kesembuhan semata tetapi juga mempertimbangkan aspek kualitas hidup. “Dengan bedah minimal invasif, intervensi yang dilakukan melalui teknologi medis modern, akan menjadi fokus utama Grup RS Bunda dalam upaya memaksimalkan inovasi medis menjadi keuntungan pasien,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *