Situs berita bisnis, UKM, entrepreneurship, inspirasi sukses, dan industri kreatif di Indonesia

Wow, Fintech Modalku Beri Pinjaman UMKM hingga Rp7 triliun di Asia Tenggara

2 min read
Read Time1 Minute, 21 Seconds

TOPRENEUR.id – Grup Modalku, bersama dengan total pendanaan di Singapura dan Malaysia, telah berhasil menyalurkan pinjaman modal usaha sebesar Rp7 triliun bagi UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) di Asia Tenggara.

Yang menarik, ternyata UMKM di Indonesia menjadi kontributor terbesar terhadap nilai total pencairan pinjaman tersebut dengan angka mencapai Rp4 triliun.

Dijelaskan CEO Modalku Reynold Wijaya, total pendanaan di Asia Tenggara ini telah naik hampir 2 kali lipat dibandingkan dengan angka total pendanaan di akhir tahun 2018. Dirinya optimis, angka Rp7 triliun yang dicapai di semester 1 2019 ini akan terus tumbuh hingga Rp10 triliun sampai akhir tahun 2019.

Sedangkan selama semester 1 tahun 2019, Modalku telah meningkatkan jumlah transaksinya di Asia Tenggara menjadi lebih dari 8 kali jumlah transaksi Modalku sejak berdiri hingga akhir tahun 2018 dengan total sekitar 750.000 pinjaman UMKM.

Di awal tahun 2019 Modalku menuangkan visinya menjadi tema kampanye “Semua UMKM layak mendapatkan akses ke pendanaan”.

“Kami menargetkan di tahun 2019, Modalku dapat menjangkau sebanyak mungkin UMKM dengan produk-produk yang ada. Kami yakin sampai akhir tahun bisa tembus hingga 1 juta pinjaman,” ucap Reynold.

Laju pertumbuhan jumlah pendanaan dan jumlah transaksi Modalku di semester 1 tahun 2019 menunjukkan bahwa penetrasi serta jangkauan perusahaan ke UMKM, baik di lndonesia maupun Asia Tenggara, semakin cepat dan kuat.

Seiring dengan kemajuan teknologi finansial dan peer-to peer (P2P) lending, diharapkan ekosistem UMKM di Indonesia serta Asia Tenggara akan semakin solid sebab aktivitas bisnis segmen tersebut dapat berkembang.

Modalku menawarkan layanan P2P lending, di mana usaha lokal yang berpotensi dan membutuhkan pinjaman dipertemukan dengan pemberi pinjaman (baik individu maupun institusi) melalui pasar digital.

Dengan mendanai pinjaman UMKM, pemberi pinjaman mendapatkan alternatif investasi yang menarik. Di sisi lain, UMKM mendapatkan tambahan modal usaha untuk mengembangkan bisnis.

1 0

About Post Author

Redaksi

Editor
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *