Situs berita bisnis, UKM, entrepreneurship, inspirasi sukses, dan industri kreatif di Indonesia

ZTE Tandai Kiprahnya sebagai Penggerak dalam Pengembangan 5G Dunia di Ajang MWC 2019

3 min read

Ilustrasi: istimewa

Read Time2 Minute, 24 Second

Topreneur.id – ZTE Corporation (0763.HK / 000063.SZ), vendor terkemuka di dunia untuk solusi telekomunikasi, teknologi bagi kalangan perusahaan dan konsumen dalam sektor Internet Seluler (Mobile Internet), mengumumkan rincian rencana dari pameran pengembangan komersialnya yang terkini untuk berbagai teknologi 5G terpadu di ajang Mobile World Congress (MWC) 2019.

ZTE juga akan berbagi wawasan dan memamerkan sejumlah praktik bisnisnya yang terbaik dalam penjajakan beberapa layanan 5G terbaru, serta kolaborasi bersama kalangan operator telekomunikasi global dalam pemasangan 5G pada jaringan mereka.

Di ajang MWC, ZTE juga meluncurkan perangkat 5G andalannya yang perdana, direncanakan meluncur ke pasar Eropa dan Tiongkok pada semester I-2019. Blade V10 Series buatan ZTE yang terbaru turut diperkenalkan, memperkuat komitmen ZTE yang ada untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang luar biasa bagi konsumen muda di seluruh dunia.

Beberapa peragaan teknis lainnya yang menarik ialah sejumlah solusi 5G Indoor Customer Premises Equipment (CPE), Internet of Things ( IoT), Internet of Vehicles (IoV) serta Mobile Broadband (MBB).

Sesuai dengan tema dari ajang tahun ini, ‘Intelligent Connectivity’, ZTE juga kelak mengulas jaringan minimalis yang canggih dan terpadu buatannya, menampilkan dukungan layanan yang lengkap serta konstruksi biosfer, kinerja terbaik, arsitektur minimal, serta 5G Radio Access Network (RAN) yang canggih dan sepenuhnya terkonvergensi.

Selain itu, ZTE juga memamerkan solusi Unisite, menggunakan sejumlah produk serialized base station. Dirumuskan oleh integrasi tinggi, kinerja baik, multifrekuensi serta fitur multimoda, produk-produk ini dirancang untuk kalangan operator telekomunikasi yang siap menjalankan pengembangan 5G secara komersial.

Solusi Unisite menyederhanakan pemasangan jaringan 5G, menekan biaya sambil meningkatkan efisiensi. Mengandalkan Service-based Architectures (SBA), solusi 5G Common Core dari ZTE yang menjadi pertama di industri, mendukung akses lengkap dan konvergensi jaringan 2G/3G/4G/5G/fixed serta 3GPP R15 SA dan NSA, membantu penerapan arsitektur dalam satu tahap.

ZTE berada di posisi terdepan dan siap menyambut pengembangan 5G yang sepenuhnya bersifat komersial. Perusahaan telah menyelesaikan verifikasi lokasi yang pertama di dunia untuk layanan 5G yang terpadu, berbasiskan terminal, berjenis seluler 5G, memperkuat posisinya sebagai yang terdepan dalam solusi 5G.

Berperan sebagai pemimpin di bidang ini, ZTE tetap bertekad untuk bekerja sama dengan mitra-mitra industri dalam rangka membangun ekosistem yang lebih terbuka. Hal itu ditempuh dengan mempromosikan pemasangan 5G secara komersial, dan membentuk keamanan jaringan serta sistem pemenuhan regulasi.

“Lewat keunggulan terpadu dalam teknologi, ZTE bertekad menciptakan sebuah jaringan nirkabel yang ditandai dengan berbagai layanan 5G terbaik dan berjumlah masif, 5G O&M yang sangat canggih serta pemasangan jaringan 5G yang sangat mudah bagi kalangan operator telekomunikasi di era 5G,” kata Cui Li, Vice President, ZTE Corporation. 

“Dengan serangkaian produk komersial yang dapat mendukung seluruh Radio Access Technologies (RAT) dan skenario penggunaan, ZTE kelak mampu membangun jaringan ringkas dan terkonvergensi untuk kalangan operator telekomunikasi di seluruh dunia. Didukung oleh Kecerdasan Buatan (AI), ZTE mengandalkan teknologi canggih yang berada di segala tempat (ubiquitous intelligence) untuk membangun jaringan 5G yang amat mutakhir dan bersifat on-demand, serta memiliki peningkatan yang luar biasa dalam hal kinerja jaringan dan efisiensi.”

0 0

About Post Author

Redaksi

Editor
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *