SCImago Institutions Rankings (SIR) 2025 baru saja dirilis. Pemeringkatan ini menilai lembaga akademik dan lembaga penelitian berdasarkan kinerja riset, inovasi, dan dampak sosialnya. Skor dihitung berdasarkan visibilitas situs web masing-masing lembaga.
Di Indonesia, peringkat 20 besar SIR 2025 dihuni oleh berbagai universitas negeri dan swasta dari berbagai pulau. Daftar ini memberikan gambaran menarik tentang lembaga pendidikan tinggi terbaik di Indonesia berdasarkan metrik SIR.
Universitas Terbaik SIR 2025
Universitas Indonesia berhasil meraih peringkat teratas dalam SIR 2025. Posisi kedua ditempati oleh Universitas Gadjah Mada, disusul Universitas Airlangga di posisi ketiga.
- Universitas Indonesia
- Universitas Gadjah Mada
- Universitas Airlangga
- IPB University
- Universitas Diponegoro
- Universitas Brawijaya
- Institut Teknologi Bandung
- Universitas Padjadjaran
- Universitas Syiah Kuala
- Universitas Sebelas Maret
- Universitas Negeri Yogyakarta
- Binus University
- Universitas Pendidikan Indonesia
- Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Universitas Sumatera Utara
- Universitas Hasanuddin
- Universitas Surabaya
- Telkom University
- Universitas Negeri Semarang
- Universitas Andalas
Peringkat ini menunjukkan keberagaman universitas unggulan di Indonesia, meliputi universitas negeri maupun swasta dari berbagai wilayah.
Indikator Pemeringkatan SIR 2025
SIR menggunakan berbagai indikator yang mempertimbangkan dan tidak mempertimbangkan ukuran lembaga. Sistem ini memungkinkan perbandingan yang adil antara universitas besar dan kecil.
Metodologi SIR memberikan gambaran komprehensif tentang produktivitas dan dampak riset dari setiap lembaga.
1. Riset (Bobot 50%):
Komponen riset memiliki bobot terbesar dalam perhitungan SIR.
- Normalized impact: 13%
- Keunggulan kepemimpinan: 8%
- Output: 8%
- Kepemimpinan saintifik: 5%
- Jurnal bukan milik sendiri: 3%
- Jurnal milik sendiri: 3%
- Keunggulan: 2%
- Publikasi berkualitas tinggi: 2%
- Kerja sama internasional: 2%
- Akses terbuka (Open Access): 2%
- SDM saintifik: 2%
Indikator ini mencerminkan kualitas dan dampak publikasi ilmiah dari suatu lembaga.
2. Inovasi (Bobot 30%)
Inovasi juga menjadi faktor penting dalam pemeringkatan SIR.
- Pengetahuan inovatif: 10%
- Paten: 10%
- Dampak teknologi: 10%
Aspek ini menilai kontribusi lembaga terhadap perkembangan teknologi dan inovasi.
3. Dampak bagi Masyarakat (Bobot 20%)
SIR juga menekankan pentingnya dampak riset bagi masyarakat.
- Altmetrik: 3%
- Ukuran situs: 3%
- Skor otoritas: 3%
- Sustainable Development Goals (SDG): 5%
- SDM sains perempuan: 3%
- Dampak terhadap kebijakan publik: 3%
Komponen ini menunjukkan seberapa besar pengaruh riset terhadap masyarakat dan pencapaian SDGs.
Pemeringkatan SIR 2025 memberikan gambaran komprehensif tentang kinerja universitas di Indonesia. Sistem pembobotan yang transparan memungkinkan perbandingan yang lebih objektif antar lembaga. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca.







